Tampilkan postingan dengan label budidaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budidaya. Tampilkan semua postingan
Minggu, 08 Desember 2013
Peluang Usaha Budidaya Kelinci

Peluang Usaha Budidaya Kelinci
Ternk Kelinci - Ada banyak cara untuk memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan perekoomian. Salah satunya adlah apa yang telah dilakukan waraga desa sendang sari Minggir jogja yang menghimpun diri untuk membuat kelompok peternakan kelinci.
Alasan pengembangan usaha peternakan kelinci adalah untuk pemberdayaan masyarakat yang kurang mampu. Terlebih lagi untuk bahan makanan kelinci yang tidak terlalu sulit dan mahal yaitu berupa rumput.
Salah satunya adAlah Suharyanto, Yang tinggal di dukuh bandan desa sendangsari kecamatan minggir kabupaten Sleman. Alasan pemilihan jenis ternak kelinci ini adalah karena perawatannya mudah, yaitu pakannya Cuma rumput. Pakan tambahan katul, untuk penggemukkan.
Salah satunya adAlah Suharyanto, Yang tinggal di dukuh bandan desa sendangsari kecamatan minggir kabupaten Sleman. Alasan pemilihan jenis ternak kelinci ini adalah karena perawatannya mudah, yaitu pakannya Cuma rumput. Pakan tambahan katul, untuk penggemukkan.
Sebelum memulai ternak kelinci, Suharyanto mengunjungi peterna-peternak kelinci dengan skala besar dan cukup lama menggeluti usaha ini untu bertanya mengenai prospek usaha tersebut. Menurut mereka, usaha ternak kelinci prospeknya sangat bagus. Bukan Cuma dagingnya saja yang bisa dimanfaatkan tetapi kotorannya juga laku dijual, misal urin dan kotoran padat.
Dari segi produksi ternaknya, sepasang indukan bisa mengalami masa kawin 3 kali dalam setahun. Kawin bunting 1 bulan, lahir hingga usia anakan 2 bulan bisa dijual. 1 minggu s.d 10hari, indukan bisa dikawinkan lagi. Sekali melahirkan, setiap indukan bisa menghasilkan rata-rata jumlah anakan bisa mencapai 6-7 ekor. Jenis bibt bermacam-macam, yaitu:
- Jenis ram, khusus untuk kelinci peternak atau pembibitan, diperoleh dari peternak pembibitan
- Jenis bigon, khusus untuk kelinci pedaging atau konsumsi (sate atau tongseng), hasil persilangan antara jawa dengan ram, yang diperoleh dari peternak.
Awal Modal pertama 1 babon/indukan, setelah berjalan beberapa waktu kok dirasa mudah, akhirnya menambah 1 indukan lagi. Seorang famili melihat prospek kelinci tersebut tertarik untuk memberi modal. Modal untuk kandang 2juta, bibit 3 juta, kandang kecil 1juta dan sekarang mencapai 15 ekor indukan pada akhir januari 2009.
Untuk Pakan kelinci adalah rumput: biasanya mencari sendiri karena di lingkungan sekitar banyak, dan sebelum diberikan ke kelinci harus dibiarkan dahulu sampai layu karena rumput dalam kondisi segar dan basah mengandung banyak air sehingga bisa mengakibatkan kelinci kembung yang cukup riskan untuk kesehatan kelinci.
Untuk merangsang pertumbuhan kelinci pedaging, diberi makan katul dan ampas gandum. Sedangkan peternak besar biasanya katul dicampur ampas tahu yang sudah diperas, komposisi ini lebih bagus untuk kelinci. Biaya pakan, katul Rp1600/kg, untuk 15 indukan butuh 10kg/minggu.
Penyakit Kelinci
Dalam beternak kelinci, hal yang paling penting unutk diperhatikan adalah kebersihan kandang karena akan menjauhkan unsur penyakit, terutama gudik/korengan. Kelinci sangat riskan dengan penyakit gudik, bila sudah terlanjut terjangkiti maka tinggal disuntik dengan wermaisin sehingga koreng bisa langsung kering.
Dalam beternak kelinci, hal yang paling penting unutk diperhatikan adalah kebersihan kandang karena akan menjauhkan unsur penyakit, terutama gudik/korengan. Kelinci sangat riskan dengan penyakit gudik, bila sudah terlanjut terjangkiti maka tinggal disuntik dengan wermaisin sehingga koreng bisa langsung kering.
Yang kedua, harus teliti dalam mengamati kesehatan kelinci. Apabila kondisi kotoran kelinci dalam kondisi cair, harus segera ditangani. Kesulitan yang dihadapi dalam beternak kelinci, mayoritas peternak mengalami kesulitan dalam proses melahirkan anakan-anakan kelinci, terutama pada kondisi cuaca yang tidak menentu atau pergantian suhu yang signifikan.
Bila kondisi stabil dalam kondisi suhu panas atau dingin dalam waktu yang cukup lama, kondisi ini bagus dan mempermudah bagi indukan yang mau melahirkan. Tetapi bila kondisi suhu yang berubah-ubah cukup drastis, hal ini akan menyulitkan indukan ketika mau melahirkan.
Dalam manajemen usahanya, setiap pengeluaran selalu dicatat. Begitu pula, jumlah indukan dan jumlah anakan yang baru lahir. Setiap kelahiran anakan selalu disisakan 1 ekor untuk regenerasi, lainnya dijual. Organisasi usaha belum ada karena masih ditangani sendiri. Hanya saja, tergabung dalam kelompok peternak dan sudah tercatat di PPL Kecamatan Minggir.
Pemasaran
Sebelum melakukan pemasaran menjalin hubungan dengan peternak-peternak besar, selalu konsultasi atau crosscheck dengan peternak-peternak besar karena peternak-peternak besar sering kesulitan dalam memenuhi permintaan konsumen langsung (end user).
Sebelum melakukan pemasaran menjalin hubungan dengan peternak-peternak besar, selalu konsultasi atau crosscheck dengan peternak-peternak besar karena peternak-peternak besar sering kesulitan dalam memenuhi permintaan konsumen langsung (end user).
Untuk Jenis Kelinci hias, ada beberapa jenis dan paling diminati adalah three colour (3 warna) dan segmennya adalah menengah ke atas. Papilon atau dua warna. Martin, bagian atas hitam dan perut putih.
Kelebihan kelinci hias, bulunya halus. Jenis vlam, postur tubuhnya panjang dan besar serta mempunyai telinga yang lebar. Jenis spot, spot hitam dan spot merah, termasuk kelinci unggulan. Jenis vlam dan spot termasuk kelinci yang banyak diminati oleh hobiis.
Kompetitor
Diantara peternak kelinci tidak ada rasa persaingan dan setiap peternak selalu menjalin kerjasama dengan peternak lain. Terutama peternak-peternak besar selalu mau membantu atau memberi bimbingan kepada peternak-peternak pemula dalam menjalankan usaha ini.
Diantara peternak kelinci tidak ada rasa persaingan dan setiap peternak selalu menjalin kerjasama dengan peternak lain. Terutama peternak-peternak besar selalu mau membantu atau memberi bimbingan kepada peternak-peternak pemula dalam menjalankan usaha ini.
Harga
Harga kelinci tergantung usianya. Jenis vlam atau spot ukuran besar dengan usia 2 bulan bisa mencapai Rp150.000/pasang. Ukuran sedang Rp60-70ribu/pasang. Bligon (jawa-vlam) usia 2 bulan Rp40-50rb. Kalo indukan, bligon diatas 160rb/ekor tergantung postur tubuh. Spot dan vlam indukan diatas Rp200rb, tergantung postur tubuhnya juga.
Harga kelinci tergantung usianya. Jenis vlam atau spot ukuran besar dengan usia 2 bulan bisa mencapai Rp150.000/pasang. Ukuran sedang Rp60-70ribu/pasang. Bligon (jawa-vlam) usia 2 bulan Rp40-50rb. Kalo indukan, bligon diatas 160rb/ekor tergantung postur tubuh. Spot dan vlam indukan diatas Rp200rb, tergantung postur tubuhnya juga.
Pemasaran hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan peternak besar dalam melayani klien mereka dan bila terjadi kesepakatan harga, jika jumlahnya sedikit, kelinci bisa diantar atau pembeli (peternak besar) ambil sendiri jika jumlahnya cukup banyak.
Vlam dan spot usia 4-5 bulan Rp150-200rb/ekor, tergantung ukuran dan kondisi fisik. Bligon usia 4-5 bulan Rp50-60rb/ekor. Rex three color 4-5bulan Rp100-150rb, tergantung ukuran dan kondisi fisik.
Keuangan. Omset siklus produksi 3 bulan, dalam kondisi lancar, setelah masa bunting 1 bulan dimana rata-rata setiap 1 indukan menghasilkan 6 ekor anakan≈3 pasang dan 2 bulan kemudian anakan dijual dengan harga Rp60rb/pasang. Sebagai pemula, dengan kondisi suhu yang selalu berubah-ubah, tingkat kelahiran sangat kecil. Dari 6-7 ekor yang lahir hanya berhasil 2 ekor.(bisnisukm)
Tehnik Budidaya Apel Malang

Petani apel Amerika juga paham bahwa perkembangan vegetative tanaman mesti dihambat. Tetapi mereka tidak ingin repot memotong serta mengoles. Dari pada mesti memangkas ranting, mereka lebih senang memotong akar, tak hanya lebih praktis, pembuahan nyatanya dapat dipacu lebih awal serta sekalian kualitasnya tambah baik.
Menurut hasil penelitian yang dikerjakan oleh James R Schupp dari pusat litbang pertanian Ohio, kampus Ohio, Amerika Serikat, pemotongan akar dapat menyebabkan perkembangan vegetative tanaman apel dihambat hingga 40 %, sepanjang lebih kurang satu musim. Lantas sepanjang itu juga tanaman tak perlu dipangkas. Ukuran buahnya memanglah lantas lebih kecil, namun jumlah buah yang dihasilkan tidak dipengaruhi.
Faedah pemotongan akar nyatanya semakin banyak daripada pemangkasan cabang. tanaman bukan sekedar jadi lebih cepat berbuah, mutu buah yang dihasilkan lalu tambah baik. warnanya lebih menarik, buahnya lebih keras hingga lebih tahan lama, serta rasa manisnya dapat meningkat. kian lebih itu, kerugian pada saat awal produksi pertama dapat ditekan dikarenakan jumlah bunga serta buah yang rontok menyusut.
Waktu pemotongan mesti tepat
Dampak positif pemotongan akar cuma dapat didapatkan bila akar dipotong pada saat yang pas. waktu pemotongan akar sangat baik dikerjakan waktu tanaman mulai berbunga. selambat-lambatnya, pemotongan mesti telah dikerjakan dua minggu lantas. melalui waktu tersebut, hasil panen justru dapat menyusut serta penghambatan perkembangan tanaman pada musim tersebut dapat gagal.
Dikarenakan teknologi mekanisasi pertanian di amerika telah maju, pemotongan akar dikerjakan dengan pisau spesial yang dipasang pada batang logam. batang logam itu setelah itu diletakkan dibagian belakang traktor. saat traktor digerakkan diantara barisan tanaman apel, dengan sesuatu tuas, kedudukan pisau diatur hingga terbenam serta tanah lalu teriris.
Dipotong sedalam 30 cm
Hasil terbaik dapat didapatkan bila ke-2 segi barisan tanaman apel diiris sedalam 30 cm. pada apel melrose( m. 26 ), pemotongan dikerjakan sejauh 60 cm atau 82 cm dari pangkal batang. namun penelitian yang dikerjakan di kampus maine, amerika serikat, memberikan akar apel mc intosh ( mm. 111 ) mesti dipotong sejauh 100 cm dari pangkal batang sedalam 30 cm.
Sisi ekonomis
Harga buah apel yang besar lebih mahal daripada yang kecil. disamping itu, tiap-tiap kotak berisi dapat lebih sedikit bila ukuran buahnya besar-besar. karena petani dapat beroleh keuntungan semakin banyak bila ia dapat membuahkan buah sejenis itu.
Namun ukuran buah yang besar terkadang juga kurang beruntung. contohnya warna buahnya lantas tidak mencukupi syarat minimum grade, bila ditunggu sampai warnanya mencukupi syarat, buah banyak yang gugur, atau jadi banyak yang rusak saat di angkut dikarenakan buahnya lebih lunak.
Disinilah pemotongan akar dapat bertindak. kerugian dikarenakan ukuran buah lebih kecil bisa diganti dengan buah yang warnanya lebih menarik, terasa lebih manis, tidak mudah gugur, serta tahan diangkut.
Lantas, apakah tanaman apel mesti senantiasa dipotong akarnya ?
Bila mutu buah serta peningkatan keuntungan pada saat panenan awal dapat mengimbangi kerugian dikarenakan ukuran buah yang dipanen lebih kecil, pemotongan akar baiknya dikerjakan. terlebih bila perkembangan tanaman amat subur serta jarak tanaman cukup rapat, keuntungannya dapat makin nyata.
Namun bila dengan sedikit pemangkasan cabang telah bisa didapatkan buah apel yang warnanya merah, layaknya yang berlangsung pada panenan musim kemarau, pemotongan akar tambah baik tidak dikerjakan.
Sumber :
http://pertaninak.blogspot.com/2013/05/tehnik-budidaya-apel-malang.html
Rabu, 27 November 2013
Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas
Ikan mas adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan telah menyebar luas di negara indonesia. Di negara indonesia ikan mas ini mulai di pelihara pada sekitar tahun 1920-an. Ikan mas yang terdapat di negara indonesia merupakan ikan mas yang bersal dan di bawa dari Cina, Eropa, Tailan dan Jepang. Selain dari itu ikan mas punten dan ikan mas majalaya merupakan hasil seleksi di Indonesia. Sampai saat ini telah terdapat 10 ikan mas yang bisa diidentifikasikan berdasarkan karakteristik morfologisnya.

Ikan mas merupakan spesies ikan air tawar yang telah lama di budidayakan terdomestikasi dengn baik di dunia ini. Di negara cina para petani telah telah membudidayakan ikan mas sekitar 4000 tahun yang lalu, sedangkan di eropa beberapa ratus tahun yng lalu. Sejumlah varietas dansubvaretas ikan mas telah banyak di budidayakan di asia tenggara sebagai ikan komsumsi juga ikan hias.
Berdasarkan keanekaragaman genetik, ikan mas memiliki keistimewaan karena banyak strain/ras. Hal tersebut di sebabkan karena :
1. Penyebaran daeah asal mulai dari cina sampai kedaratan eropa, Dan sangat luas dengan keadaan lingkungan yang bervariasi dan secara geografis terisolasi.
2. Daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan.
3. Akumulasimutasi.
4. Seleksi secara alami maupun oleh karya manusia (Hulata 1995) daya adaptasi yang tinggi juga menyebabkan ikan mas bisa hidup dalam ekosistem dataran rendah sampai ke dataran yang tinggi, (Sampai ketinggian 1.800 m dpl) Strain tersebut dampak dari keragaman bentuk Sisik, Bentuk tubuh dan warna. Beberapa strain yang telah di kenal di tanah air indonesia diantaranya adalah : Majalaya, Punten, Sinyonya, Domas, Merah/Cangkringan, Kumpai, Dan yang lainya. (Hardjamulia 1995).
Usaha pemeliharaan ikan mas saat ini makin berkembang di tanah air kita indonesia ini dan juga di negara berkembang yang oainya. Dengan di temukanya teknologi pembesaran secara intensif di KJA Atau (Karamba Jaring Apung) Juga KAD atau (Kolam Air Deras) Dengan hal demikian kebutuhan benih semakin Meningkat-meningkatnya. Nah berikut ini Sengaja saya share buat anda Teknik produksi ikan mas.
Teknik Produksi Ikan Mas
1. Persiapan Kolam
Persiapan kolam untuk kegiatan pemijahan ikan nila antara lain peneplokan/perapihan pematng, Agar pematang tidak bocor. Meratakan dasar kolam dengan kemiringan mengarah ke kemalir, Membersihkan bak kobakan, Menutup pintu pengeluaran dengan paralon, Pemasangan saringandi pintu pemasukan serta pengisian kolam dengan air. Pemasangan saringan maksudnya untuk menghindari masuknya Ikan-ikan liar lain sebagai predator atau kompetitor yang bisa mempengaruhi kuantitas hasil produksi maupun kualiatas benih yang di hasilkan.
2. Pembenihan
A. Pemeliharaan dan seleksi Induk
Induk di pelihara di kolam khusus secara terpisah antara Jantan dan Betina. Pakan yang di berikan berupa Pellet dengan kandungan protein 25%. Dosis pemberian pakan sebanyak 3% per bobot biomas per harinya. Pakan tersebut di berikan 3 kali dalam sehari. Dan ikan betina yang di seleksi telah dapat di pijahkan setelah berumur 1,5 hingga 2 tahun. dengan bobot 2 kg. Sedangkan induk Jantan berumur 8 bulan dengan bobot 0,5 kg. Untuk membedakan Jantan dan Betina bisa dilakukan dengan jalan mengurut perut kearah ekor ikan, Jika ada keluar cairan putih dari lubang kelamin, Maka ikn tersebut adalah Jantan. Nah berikut di bawah ini 4 Ciri-ciri ikan betina Yang siap pijah secara sederhana.
1. Pergerakan ikan lamban
2. Pada malam hari sering Melompat-lompat
3. Perut membesar/buncit kearah belakang dan apabila di raba terasa lunak
4. Lubang anus agak membengkak menonjol dan berwarna kemerahan
Sedangkan untuk ikan jantan mengeluarkan sperma atau cairan yang berwarna putih dari lubang kelamin jika di stripping.
B. Pemijahan
Dalam pemijahan ikan di rangsang dengan cara membuat lingkungan perairan yang menyerupai keadaan lingkungan perairan umum di mana ikan tersebut memijah secara alami atau dengan rangsangan hormon. Sehubungn dengan hal tersebut Maka Langkah-langkah dalam pemijahan ikan mas adalah seperti berikut di bawah ini.
1. Mencuci dan mengeringkan wadah pemijahan seperti bak atau kolam.
2. Mengisi wadah pemijahan dengan air bersih setinggi 75-100 cm.
3. Memasang hapa untuk mempermudah panen larva di bak atau kolam dengan ukuran 4 x 3 x1 meter. hapa dilengkapi dengan pemberat agar tidak mengambang.
4. Memasang kakaban di tempat pemijahan (dalam hapa) Kakaban dapat berupa ijuk yang di jepit atau bambu/papan berukuran 1,5 x 0,4 m.
5. Memasukkan induk jantan dan betina siap pijah, Jumlah dari induk betina yang di pijahkan tergantung kepada kebutuhan benih lepas hapa dan luas kolam yang akan di gunakan dalam pendederan 1. Bobot induk jantan sama dengan induk betina, Namun dengan jumlah yang lebih banyak.
6. Mengangkat induk yang memijah dan memindahkanya kedalam kolam pemeliharaan induk.
C. Perawatan larva
Kakaban diangkat 3 hari setelah telur menetes atau setelah larva tidak menempel di kakaban. Pakan larva berupa suspensi kuning telur dengna frekuensi 5 kali perhari (Satu telur untuk 100.000 ekor larva) Waktu perawatan larva tersebut selama 5 hari sehingga larva sudah tahan untuk di tebar ke kolam.
D. Pendederan
Kolam yang akan di gunakan untuk pendederan seharusnya telah dipersiapkan sebelumnya. Dan pada tebar selama kegiatan pendederan tertera dalam Tabel 1 dan 2. Seperti tabel.
Tabel 1. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di kolam tersebut.
Tabel 2. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di sawah.
3. Pembesaran
A. Pembesaran di KJA (Keramba Jaring Apung)
Sistim pembesaran intensif antara lain dapat di lakukan dalam keramba jaring apung yang bisa di pasang di perairan umum. Pemeliharaan lokasi penempatan jaring dalam suatu perairan akan sangat menunjang berhasilnya proses produksi. Beberapa karakter isti perairan yang yang tepat adalah
1. Air bergerak dengan arus terbesar, Tetapi bukan harus yang terlalu kuat.
2. Penempatan jaring dapat di pasang sejajar dengan arah angin.
3. Badan air cukup besar dan luas sehingga dapat menjamin stabilitas kualitas air.
4. Kedalaman air minimal bisa mencapai jarak antara dasar jring dengan dasar perairan 1,0 meter
5. Kualitas air mendukung pertumbuhan seperti suhu perairan 270C sampai 300C, Dan oksigen terlarut tidak kurang dari 4,0 mg/l, Dan kecerahan tidak kurang dari 80 cm.
Satu unit keramba jaring apung minimal terdiri dari kantong jaring dan kerangka jaring. Dimensi unit jaring berbetuk persegi empat dengan ukuran kantong jaring 7 x 7 x 3 M3 Atau 6 x 6 x 3 M3. Satu unit keramba jaring apung terdiri 4 set kantong dan 1 set terdiri dari dua lapis kantong bagian badan kantong jring yang masuk kedalam air 2,0 sampai 2,5 meter. Kerangka jaring terbuat, atau di buat dari besi dan bambu, Dan pelampung berupa steerofoan atau drum. Bahan kantong jaring berasal dari benang (Polietilena).
Frekuensi pemberian pakan minimal 2 kali per hari, sedangkan cara pemberian pakan agar efektif di sarankan dengan menggunakan Feeding Frame yang bisa dibuat dari waring dengan mesh size 2,0 mm yang berbetuk persegi 4 seluas 1,0 sampai 2,0 m2. Alat-alat ini di pasang ke dalam badan air kantong jaring pada kedalaman 30-50 cm dari permukaan air. Letak alat ini bisa di tengah kantong atau di salah satu sudutnya gambar.
1. Standar pemeliharaan benih dalam poembesaran di KJA tertera dalam tabel 3.
Gambar1. Feeding frame untuk efektifitas pemberian pakan.
Tabel 3. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di jaring apung.
B. Pemeliharaan ikan mas di kolam air deras haruslah mempertimbangkan beberapa hal Antara lain lokasi dekat dengan sumber air, Seperti (Sungai, Irigasi Dan sebagainya) Dengan topografi yang memungkinkan air kolam bisa di keringkan dengan cara grafitasi. Kualitas air yang di pergunakan berkualitas baik dan tidak tercemar (Kandungan oksigen terlarut 6-8 ppm) dan dengan debit air minimal 100 liter permenit.
Bentuk kolam air deras bermacam macam, tergantung pada kondisi lahan, Bisa segitiga, Bulat, Maupun oval. Ukuranya bervariasi di sesuaikan dengan kondisi lahan dan kemampuan pembiayaan. Pada umumnya KAD berukuran 10-100 m 2 Dengan kedalaman Rata-rata 1,0-1,5 Meter. Dinding kolam tidak terkikis oleh aliran air dan aktiftas ikan. Oleh karena itu harus Berkontruksi tembok atau di lapis papan. Dan dasar kolam harus memungkinkan tidak pada daerah mati aliran, (Pada tempat di mana kotoran mengendap) Oleh karena itu kemiringan kolam harus sesuai sekitar 2-5%. Dan pada tebar ikan ukuran 75-150 gram/ekor sebanyak 10-15 kg/m3 air kolam. Dan dosis pakan yang di berikan sebanyak 4% bobot biomass/hari. Kemudian Frekuensi pemberianya 3 kali sehari.
Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas tersebut, Semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya http://blogspot.com/2013/05/tips-dan-teknik-bidudaya-ikan-mas.html
ReadFull Article ..

Ikan mas merupakan spesies ikan air tawar yang telah lama di budidayakan terdomestikasi dengn baik di dunia ini. Di negara cina para petani telah telah membudidayakan ikan mas sekitar 4000 tahun yang lalu, sedangkan di eropa beberapa ratus tahun yng lalu. Sejumlah varietas dansubvaretas ikan mas telah banyak di budidayakan di asia tenggara sebagai ikan komsumsi juga ikan hias.
Berdasarkan keanekaragaman genetik, ikan mas memiliki keistimewaan karena banyak strain/ras. Hal tersebut di sebabkan karena :
1. Penyebaran daeah asal mulai dari cina sampai kedaratan eropa, Dan sangat luas dengan keadaan lingkungan yang bervariasi dan secara geografis terisolasi.
2. Daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan.
3. Akumulasimutasi.
4. Seleksi secara alami maupun oleh karya manusia (Hulata 1995) daya adaptasi yang tinggi juga menyebabkan ikan mas bisa hidup dalam ekosistem dataran rendah sampai ke dataran yang tinggi, (Sampai ketinggian 1.800 m dpl) Strain tersebut dampak dari keragaman bentuk Sisik, Bentuk tubuh dan warna. Beberapa strain yang telah di kenal di tanah air indonesia diantaranya adalah : Majalaya, Punten, Sinyonya, Domas, Merah/Cangkringan, Kumpai, Dan yang lainya. (Hardjamulia 1995).
Usaha pemeliharaan ikan mas saat ini makin berkembang di tanah air kita indonesia ini dan juga di negara berkembang yang oainya. Dengan di temukanya teknologi pembesaran secara intensif di KJA Atau (Karamba Jaring Apung) Juga KAD atau (Kolam Air Deras) Dengan hal demikian kebutuhan benih semakin Meningkat-meningkatnya. Nah berikut ini Sengaja saya share buat anda Teknik produksi ikan mas.
Teknik Produksi Ikan Mas
1. Persiapan Kolam
Persiapan kolam untuk kegiatan pemijahan ikan nila antara lain peneplokan/perapihan pematng, Agar pematang tidak bocor. Meratakan dasar kolam dengan kemiringan mengarah ke kemalir, Membersihkan bak kobakan, Menutup pintu pengeluaran dengan paralon, Pemasangan saringandi pintu pemasukan serta pengisian kolam dengan air. Pemasangan saringan maksudnya untuk menghindari masuknya Ikan-ikan liar lain sebagai predator atau kompetitor yang bisa mempengaruhi kuantitas hasil produksi maupun kualiatas benih yang di hasilkan.
2. Pembenihan
A. Pemeliharaan dan seleksi Induk
Induk di pelihara di kolam khusus secara terpisah antara Jantan dan Betina. Pakan yang di berikan berupa Pellet dengan kandungan protein 25%. Dosis pemberian pakan sebanyak 3% per bobot biomas per harinya. Pakan tersebut di berikan 3 kali dalam sehari. Dan ikan betina yang di seleksi telah dapat di pijahkan setelah berumur 1,5 hingga 2 tahun. dengan bobot 2 kg. Sedangkan induk Jantan berumur 8 bulan dengan bobot 0,5 kg. Untuk membedakan Jantan dan Betina bisa dilakukan dengan jalan mengurut perut kearah ekor ikan, Jika ada keluar cairan putih dari lubang kelamin, Maka ikn tersebut adalah Jantan. Nah berikut di bawah ini 4 Ciri-ciri ikan betina Yang siap pijah secara sederhana.
1. Pergerakan ikan lamban
2. Pada malam hari sering Melompat-lompat
3. Perut membesar/buncit kearah belakang dan apabila di raba terasa lunak
4. Lubang anus agak membengkak menonjol dan berwarna kemerahan
Sedangkan untuk ikan jantan mengeluarkan sperma atau cairan yang berwarna putih dari lubang kelamin jika di stripping.
B. Pemijahan
Dalam pemijahan ikan di rangsang dengan cara membuat lingkungan perairan yang menyerupai keadaan lingkungan perairan umum di mana ikan tersebut memijah secara alami atau dengan rangsangan hormon. Sehubungn dengan hal tersebut Maka Langkah-langkah dalam pemijahan ikan mas adalah seperti berikut di bawah ini.
1. Mencuci dan mengeringkan wadah pemijahan seperti bak atau kolam.
2. Mengisi wadah pemijahan dengan air bersih setinggi 75-100 cm.
3. Memasang hapa untuk mempermudah panen larva di bak atau kolam dengan ukuran 4 x 3 x1 meter. hapa dilengkapi dengan pemberat agar tidak mengambang.
4. Memasang kakaban di tempat pemijahan (dalam hapa) Kakaban dapat berupa ijuk yang di jepit atau bambu/papan berukuran 1,5 x 0,4 m.
5. Memasukkan induk jantan dan betina siap pijah, Jumlah dari induk betina yang di pijahkan tergantung kepada kebutuhan benih lepas hapa dan luas kolam yang akan di gunakan dalam pendederan 1. Bobot induk jantan sama dengan induk betina, Namun dengan jumlah yang lebih banyak.
6. Mengangkat induk yang memijah dan memindahkanya kedalam kolam pemeliharaan induk.
C. Perawatan larva
Kakaban diangkat 3 hari setelah telur menetes atau setelah larva tidak menempel di kakaban. Pakan larva berupa suspensi kuning telur dengna frekuensi 5 kali perhari (Satu telur untuk 100.000 ekor larva) Waktu perawatan larva tersebut selama 5 hari sehingga larva sudah tahan untuk di tebar ke kolam.
D. Pendederan
Kolam yang akan di gunakan untuk pendederan seharusnya telah dipersiapkan sebelumnya. Dan pada tebar selama kegiatan pendederan tertera dalam Tabel 1 dan 2. Seperti tabel.
Tabel 1. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di kolam tersebut.
Tabel 2. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di sawah.
3. Pembesaran
A. Pembesaran di KJA (Keramba Jaring Apung)
Sistim pembesaran intensif antara lain dapat di lakukan dalam keramba jaring apung yang bisa di pasang di perairan umum. Pemeliharaan lokasi penempatan jaring dalam suatu perairan akan sangat menunjang berhasilnya proses produksi. Beberapa karakter isti perairan yang yang tepat adalah
1. Air bergerak dengan arus terbesar, Tetapi bukan harus yang terlalu kuat.
2. Penempatan jaring dapat di pasang sejajar dengan arah angin.
3. Badan air cukup besar dan luas sehingga dapat menjamin stabilitas kualitas air.
4. Kedalaman air minimal bisa mencapai jarak antara dasar jring dengan dasar perairan 1,0 meter
5. Kualitas air mendukung pertumbuhan seperti suhu perairan 270C sampai 300C, Dan oksigen terlarut tidak kurang dari 4,0 mg/l, Dan kecerahan tidak kurang dari 80 cm.
Satu unit keramba jaring apung minimal terdiri dari kantong jaring dan kerangka jaring. Dimensi unit jaring berbetuk persegi empat dengan ukuran kantong jaring 7 x 7 x 3 M3 Atau 6 x 6 x 3 M3. Satu unit keramba jaring apung terdiri 4 set kantong dan 1 set terdiri dari dua lapis kantong bagian badan kantong jring yang masuk kedalam air 2,0 sampai 2,5 meter. Kerangka jaring terbuat, atau di buat dari besi dan bambu, Dan pelampung berupa steerofoan atau drum. Bahan kantong jaring berasal dari benang (Polietilena).
Frekuensi pemberian pakan minimal 2 kali per hari, sedangkan cara pemberian pakan agar efektif di sarankan dengan menggunakan Feeding Frame yang bisa dibuat dari waring dengan mesh size 2,0 mm yang berbetuk persegi 4 seluas 1,0 sampai 2,0 m2. Alat-alat ini di pasang ke dalam badan air kantong jaring pada kedalaman 30-50 cm dari permukaan air. Letak alat ini bisa di tengah kantong atau di salah satu sudutnya gambar.
1. Standar pemeliharaan benih dalam poembesaran di KJA tertera dalam tabel 3.
Gambar1. Feeding frame untuk efektifitas pemberian pakan.
Tabel 3. Standar proses produksi benih ikan mas pada setiap tingkatan pemeliharaan di jaring apung.
B. Pemeliharaan ikan mas di kolam air deras haruslah mempertimbangkan beberapa hal Antara lain lokasi dekat dengan sumber air, Seperti (Sungai, Irigasi Dan sebagainya) Dengan topografi yang memungkinkan air kolam bisa di keringkan dengan cara grafitasi. Kualitas air yang di pergunakan berkualitas baik dan tidak tercemar (Kandungan oksigen terlarut 6-8 ppm) dan dengan debit air minimal 100 liter permenit.
Bentuk kolam air deras bermacam macam, tergantung pada kondisi lahan, Bisa segitiga, Bulat, Maupun oval. Ukuranya bervariasi di sesuaikan dengan kondisi lahan dan kemampuan pembiayaan. Pada umumnya KAD berukuran 10-100 m 2 Dengan kedalaman Rata-rata 1,0-1,5 Meter. Dinding kolam tidak terkikis oleh aliran air dan aktiftas ikan. Oleh karena itu harus Berkontruksi tembok atau di lapis papan. Dan dasar kolam harus memungkinkan tidak pada daerah mati aliran, (Pada tempat di mana kotoran mengendap) Oleh karena itu kemiringan kolam harus sesuai sekitar 2-5%. Dan pada tebar ikan ukuran 75-150 gram/ekor sebanyak 10-15 kg/m3 air kolam. Dan dosis pakan yang di berikan sebanyak 4% bobot biomass/hari. Kemudian Frekuensi pemberianya 3 kali sehari.
Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Tips Dan Teknik Budidaya Ikan Mas tersebut, Semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung saya http://blogspot.com/2013/05/tips-dan-teknik-bidudaya-ikan-mas.html
Langganan:
Postingan (Atom)