Tampilkan postingan dengan label maut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label maut. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 September 2014

Kisah Cinta Mengharukan Menikah Walau Maut Memisahkan


Kalau sudah cinta yang bicara, kadang situasi macam apapun akan dilalui. Sebuah kisah tragis telah terjadi di awal tahun 2012 ini. Vemale akan membawakan kisahnya untuk Anda. Kisah ini terjadi pada akhir tahun lalu dan awal tahun 2012 ini. Di kala kita tengah memulai segala rencana di awal tahun atau bahkan mulai merealisasikannya, ada sepasang kekasih yang tengah berduka dan terpaksa harus memulai namun sekaligus mengakhiri kisah cintanya di dunia. 

Pasangan ini bernama Chadil Deffy dan Sarinya Kamsook dari Thailand. Pasangan muda ini sudah berhubungan sekitar 10 tahun. Mereka telah merencanakan pernikahan pada tanggal 4 Januari 2012 yang lalu. Sebelumnya, pasangan ini sempat menunda pernikahan beberapa kali karena kesibukan dan Deffy yang ingin menyelesaikan studinya. Sariya memang sangat ingin menikah dan ia telah menghitung hari menuju hari yang dinantikannya itu, hari pernikahan. 

Namun, sebuah kejadian menimpa pasangan ini. Beberapa hari sebelum pernikahan mereka, Sariya mengalami kecelakaan mobil. Ia sempat dalam kondisi kritis dan dibawa ke rumah sakit. Sariya bahkan sempat mengalami penundaan penanganan karena ICU yang penuh di mana-mana. Ia sempat dirujuk ke rumah sakit lain, namun pada masa-masa ini, Sariya akhirnya menyerah dengan luka di tubuhnya dan meninggal sehari sebelum hari pernikahannya. Sudah pasti Deffy mengalami duka yang mendalam karena ditinggal mati calon istrinya, apalagi keesokan harinya mereka akan menikah.

Bagaimanapun, Deffy tidak bisa mengabaikan keinginan Sariya untuk menikah. Maka keesokan harinya, Deffy menikahi jenasah Sariya dalam pernikahan agama Budha. Bahkan pernikahan ini juga ditayangkan di TV nasional Thailand, disaksikan oleh banyak masyarakat Thailand. Dalam momen yang mengharukan itu, Deffy mengungkapkan kehilangan dan rasa cinta yang mendalam pada Sariya. Ia menyematkan cincin di jari Sariya dan mencium kening wanita yang sangat dicintainya itu. Mereka menikah namun juga berpisah.

Acara pernikahan tersebut menjadi sensasi dunia dan mendapat reaksi pro dan kontra, namun karena sangat mengharukan, momen tersebut mendapatkan penghargaan dari banyak pengguna Youtube. Mereka membuat beberapa video mengenai momen pernikahan Deffy dan Sariya. Bahkan di Facebook, kisah cinta Sariya dan Deffy mendapat page dengan Like mencapai 30.000. Namun kisah ini pada dasarnya bukanlah sensasi belaka. Melainkan mengenai salah satu kisah cinta sejati pasangan muda yang harus terpisah karena maut menjemput. Sedih memang, namun beginilah ketika yang bisa kita lakukan hanyalah menghadapinya.

Sumber : yangpalinganeh.blogspot.com/2012/12/kisah-cinta-mengharukan-menikah-walau.html
ReadFull Article ..

Selasa, 25 Februari 2014

Kenyataan Bercanggah 36 Tahanan Mesir Maut


KAHERAH – Sekurang-kurangnya 36 penunjuk perasaan yang ditahan Jabatan Penjara Mesir telah dibunuh ketika cuba untuk melarikan diri daripada konvoi.

Kejadian yang berlaku pada Ahad itu telah disahkan oleh pihak berkuasa Mesir.

Namun, terdapat laporan yang bercanggah berkenaan bagaimana kematian tersebut berlaku.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Mesir, beberapa tahanan telah menjadikan seorang pegawai keselamatan sebagai tebusan bagi melepaskan diri mereka.

Pihak polis terpaksa melepaskan gas pemedih mata yang menyebabkan ramai mati.

“36 tahanan maut akibat lemas dan sesak nafas apabila gas pemedih mata dilepaskan untuk mengelakkan mereka melarikan diri,” jelas kementerian itu.

Menurut sumber dalaman Al Jazeera, seorang lelaki dipercayai penyokong bekas Presiden Mohamed Morsi dan parti Ikhwanul Muslimin turut terbunuh ketika dalam proses pemindahan ke penjara Abu Zaabal berhampiran Kaherah yang dilaksanakan bersama 600 tahanan lain.

Al Jazeera turut diberitahu oleh sumber lain bahawa beberapa orang tahanan telah bergaduh di dalam van apabila menjadikan seorang anggota polis sebagai tebusan.

Anggota polis lain yang menyedari tentang kejadian itu bertindak melepaskan beberapa das tembakan ke dalam van yang menyebabkan beberapa orang tahanan di dalam van tersebut terbunuh.

Namun lain pula yang dilaporkan oleh agensi berita Mesir, MENA.

Menurut laporan MENA, beberapa orang tahanan telah menjadikan seorang anggota polis sebagai tahanan dalam usaha untuk melarikan diri.

Tetapi mereka dikatakan terbunuh akibat ditembak oleh pihak polis dan bukannya gas pemedih mata seperti didakwa oleh kerajaan Mesir.

Oleh: HARITS ASYRAF

Sumber: Al Jazeera

ReadFull Article ..