Tampilkan postingan dengan label ratu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ratu. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 30 Agustus 2014
Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu



Apa kabar anda semua hari ini..?? Kami harap anda semua dalam keadaan sehat dan semua masalah yang membebani anda terselesaikan satu demi satu. Amin...!!
Melanjutkan postingan terdahulu Cara Beternak Tanpa Ratu sebagian sudah saya singgung mengenai beternak semut rangrang tanpa ratu, memang bisa / di mungkinkan tetapi tidak semua semut rangrang dalam hal ini semut prajurit bisa menggantikan ratu untuk bertelur. Harus ada perlakuan khusus dari mulai mencari elemen ternak di alam bebas, masa karantina sampai pemeliharaan.
Bagi rekan-rekan yang belum membaca postingan Cara Beternak Tanpa Ratu silahkan membaca dulu.
Sekarang mari kita membahas Cara Membuat Elemen Ternak Pengganti Ratu.
Adapun tahapan yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut :
- Cari elemen semut rangrang ( Prajurit ) dengan ciri-ciri : agresif, badan kelihatan gemuk ( sisi mencolok terlihat pada bagian perut dan pantat warna coklat merah kehitaman ) antena sedikit pendek dan besar ada guratan seperti cincin melingkar di bagian perut hingga pantat ( semakin banyak semakin baik = artinya siap untuk kita karantina jadi pengganti ratu untuk bertelur ) . Anda bisa dapakan elemen semut prajurit ini di tempat yang kurang terkena sinar matahari.
- Kalau sudah ketemu...seperti biasanya bersihkan dari daun-daun sarang alam bebas, kalau sudah masukkan ke toples.... rumusnya satu sarang satu toples. artinya jangan meletakkan beberapa sarang dalam satu toples yang sama ( Di khawatirkan tidak cocok lalu berantem meskipun satu koloni ( satu pohon misalnya ) tetap... jangan di campur.
- Karantina semut yang sudah ada di toples itu selama kurang lebih setengah sampai satu jam. bagian atas toples yang terbalik beri penutup apa saja ( bisa koran, kertas dll = fungsi membuat suasana gelap untuk bersembunyi sesuai dengan insting para semut ) hal ini di lakukan agar mempercepat semut- semut berkumpul di bagian atas. Kenapa harus berkumpul di bagian atas ?? supaya pada saat kita buka pintu keluar / masuk yang bagian bawah semut tidak banyak keluar. Di takutkan semut semut keluar toples beringas dan akibatnya bisa lompat / menjatuhkan diri ke lantai. INGAT......semut yang kita karantina / ini semut dengan tingkat agresif lebih tinggi dari pada yang lain karena mempunyai ciri seperti yang saya uraikan di atas. ( Atau di postingan terdahulu )
- Letakkan toples - toples di tempat gelap ( bisa rak model lemari atau di ruangan tanpa penerangan. Lebih baik kalau punya rak model lemari yang ada pintu untuk buka dan tutup ( Silahkan berimprofisasi )
- Setelah setengah atau satu jam buka lakban pintu masuk di toples yang bagian bawah sedikit demi sedikit, jangan langsung, kondisikan kalaupun semut keluar posisi antri. Dan yang perlu anda siapkan air minum berupa campuran gula pasir dan air sudah menunggu di depan pintu masuk. ( Kalau hal ini anda lakukan Isya Allah agak bisa di ajak kompromi semut-semut dari naluri beringasnya = Keluar sudah antri dan kalaupun sudah di luar toples menu minuman segar sudah tersedia...Gitu...!!! ).
- Untuk pintu keluar masuk bagian atas silahkan anda buka jika semut-semut sudah tenang.
- Penting....!!!! JANGAN DI KASIH MAKAN SELAMA KARANTINA, TAPI MINUMAN AIR CAMPUR GULA PASIR SEDIKIT KENTAL HARUS SIAP SETIAP SAAT.
- Kalau anda mempraktikkan sesuai dengan runtutan seperti yang saya jelaskan dari mulai memilih bibit dengan ciri-ciri seperti di atas, memperlakukan tahapan karantina saya yakin dalam sepekan anda sudah mendapatkan pengganti ratu untuk siap bertelur.
BAGI MEMBER REPUBLIK KROTO ( LKP. LASKAR KROTO ) BILA ADA YANG KURANG DI MENGERTI ATAU BELUM DI FAHAMI SILAHKAN HUBUNGI 0853 3035 3327 UNTUK MENDAPATKAN PENJELASAN DETAIL.
Semoga bermanfaat sampai ketemu di postingan mendatang
Salam Sukses
Senin, 30 Desember 2013
Rakan Ajak Sara Amelia Tukar Agama Untuk Masuk Pertandingan Ratu Cantik!

Sesetengah orang melakukan kesilapan kerana sudah tahu tapi mahu menegakkan benang basah manakala sesetengahnya pula, disebabkan jahil atau kurang arif tentang sesuatu perkara.
Bagi kesilapan disebabkan alasan kedua, maka peluang untuk belajar dan disedarkan harus diberi bukannya terus mengutuk atau mencaci. Apatah lagi dalam Islam, kita dianjurkan untuk menyayangi saudara seugama. Seperti firman Allah Taala:
“Damaikanlah antara saudara-saudara kamu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu diberi perasaan kasih sayang”. (Al Hujuraat: 10)
Terdapat juga hadis dari Anas bin Malik ra. katanya, Rasulullah saw. bersabda:
“Janganlah kamu saling benci membenci, dengki mendengki dan sindir menyindir. Jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Haram seseorang Muslim berkelahi dengan saudaranya lebih dari tiga hari lamanya”. [HR Bukhari dan Muslim]
Maka dalam kes Ratu Cantik Malaysia yang sedang hangat diperkatakan sekarang, pendekatan berhemah seharusnya digunakan oleh masyarakat Islam negara ini setiap kali memberikan komen apatah lagi di bulan Ramadan, di mana Allah Taala membuka seluas-luasnya peluang mendapat keampunan kepada hambaNya.
Apatah lagi dalam keadaan sekarang, keempat-empat gadis muslim yang digugurkan nama mereka daripada pertandingan Ratu Cantik Malaysia sudah tentu sedang gundah dan kecewa.
Hal ini kerana jika mereka benar-benar memahami Islam, sudah tentu dari awal mereka tidak akan memasuki pertandingan seperti ini. Malah ‘ketidaktahuan’ itu dibuktikan dengan kenyataan salah seorang mereka, Sara Amelia Muhamad Bernard, 20, yang mendakwa fatwa melarang wanita muslim memasuki Ratu Cantik sudah ketinggalan zaman.
Maka sepatutnya, Sara dan 3 lagi peserta ini dipanggil oleh pihak yang sesuai, lalu diberikan penjelasan lanjut dari sudut agama mengapa wanita Islam dilarang memasuki pertandingan ratu cantik.
Maklumlah apabila isu agama diperkatakan secara umum dan berlandaskan logik semata-mata, ia sangatlah tidak kena. Bayangkan, individu yang bukan Islam (penganjur pertandingan – Datin Anna Lim) pun berani mengeluarkan kenyataan kepada orang Islam sendiri (Sara) bahawa dia akan berusaha bertemu Mufti Wilayah, Datuk Wan Zahidi bagi meminta penjelasan di bahagian mana dalam Al Quran menyatakan berdosa dan haram menyertai pertandingan ratu cantik.
Astaghfirullah, individu yang bukan Islam dan penganut Islam yang tidak dekat dengan agama pastilah akan bersandar pada logik semata-mata dalam mengulas isu agama sedangkan sesuatu yang halal dan haram di sisi agama tidak boleh dipertikaikan lagi!
Paling dibimbangi, pada saat-saat sekarang apabila sesama Islam lebih sibuk menyelar tindakan peserta ratu cantik yang seugama dengan kita ini, ada pihak luar mungkin mengambil kesempatan dari kerapuhan iman 4 wanita Islam ini. Lihatlah saja komen-komen yang dibuat rakan-rakan Sara di laman Facebooknya ini:


Jadi kepada pihak berkenaan, menjadi tugas anda untuk memberi kesedaran secara berhikmah kepada empat peserta wanita ratu cantik Islam ini mengapa ugama yang mereka anut tidak membenarkan perlakuan sebegini.
Manakala bagi masyarakat di luar sana pula, jagalah bahasa apabila mahu tumpang semangkuk memberi komen di mana-mana medium sosial. Janganlah mencemuh rakan seagama anda yang tersilap langkah mungkin kerana kejahilannya dalam agama. Kalau disebabkan bengang dan kecewa dengan komen anda mereka mendengar cakap pihak bukan Islam untuk menukar agama, bukankah bermakna ada ‘saham’ dosa anda juga di situ?
Pada masa sama, mungkin sudah tiba masanya undang-undang berkaitan penglibatan wanita Islam dalam mana-mana acara melibatkan aurat diselaraskan selepas ini. Di sebalik kejahilan tentang hukum agama, ada benarnya pertikaian dibawakan peserta ratu cantik ini – mengapa peserta renang atau gimrama wanita dibenarkan pula sedangkan mereka juga berpakaian lebih kurang serupa!
Fikir-fikirkan.
Oleh: REM RAMZI
Langganan:
Postingan (Atom)