Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Maret 2014

ANJING ANJING Syiah menahan seorang anak dan memaksanya untuk menjadi kafir video



ANJING-ANJING Syiah menahan seorang anak dan memaksanya untuk menjadi kafir.
- Siapa penciptamu?
* Basyar

- Menghadap kemana Ente sholat?
* Basyar
- Siapa yang Ente sembah?
* Basyar
- Sekarang Ente mengerti......

- Siapa Allah?
* Basyar
- Siapa Muhammad?
* Basyar
- Siapa lebih kuat, Allah atau Basyar?
* Basyar
- Siapa lebih baik, Allah atau Basyar?
* Basyar
Dan lain-lain.....

LAKNAT KE ATASMU ANJING2 BASYAR!

Jihad melawan musuh Allah boleh dilakukan dengan banyak cara...
Saudara kita di Syria melaksanakan bahagian mereka dengan kudrat tenaga...

Kita di sini jangan malas....kita mampu menulis dan publish sebanyak yang boleh dan sertakan iringan Do’a bersama
.

Bagi yang ingin menyumbang

ReadFull Article ..

Rabu, 12 Februari 2014

Rombongan Adinda Agong Diserang Di Phuket Seorang Cedera Dipukul

Rombongan Adinda Agong Diserang Di Phuket, Seorang Cedera Dipukul

ALOR SETAR – Pembantu khas Pengerusi Jemaah Pemangku Sultan Kedah, Tunku Bendahara, Tunku Annuar Sultan Badlishah diserang empat lelaki di resort lima bintang di Phuket, Thailand dalam kejadian Rabu lalu.
Mangsa, Mohd Sobri Said cedera di kepala, namun dilapor stabil.
Menurut laporan Phuket Wan, mangsa dipukul empat lelaki ketika memasuki bilik hotel yang sepatutnya didiami Tunku Annuar, yang merupakan adinda kepada Yang di-Pertuan Agong, Tuanku Abdul Halim Mu’adzam Shah.
Sebelum itu, mangsa menyarankan agar dibuat pertukaran bilik hotel berikutan bimbang perkara tidak diingini berlaku kepada Tunku Annuar, tengah malam kejadian.
Ketika mangsa berjalan masuk ke dalam bilik itu, dia diserang termasuk dipukul teruk di kepala sehingga berdarah.
Menurut maklumat awal polis Thailand, mangsa mendakwa diserang empat lelaki berbangsa Thai dan Malaysia. Suspek dipercayai guna kad akses bilik hotel untuk masuk ke bilik jam 10.30 malam.
Ketua Istiadat Istana Kedah, Datuk Syed Unan Mashri Syed Abdullah berkata, sejurus kejadian, Tunku Annuar dan rombongan terus pulang ke negara ini.
“Saya dimaklum tiada kecederaan babitkan ahli rombongan lain termasuk tiada barangan berharga dicuri. Beliau segera pulang bagi memastikan keselamatan beliau dan rombongan,” katanya.
Tunku Annuar berada di Phuket sejak 27 Mei menghadiri persembahan FantaSea untuk menerima plak kenangan daripada penganjur, pada malam sebelum kejadian.
Rombongan kerabat itu menempah 10 bilik hotel di Patong’s Millennium Resort bersebelahan Komplek Beli Belah Jungceylon.
Dalam perkembangan sama, tiga lelaki ditahan di Sadao, Songkhla, petang semalam dipercayai ada kaitan dengan serangan terbabit.
Komander Polis Phuket, Mejar Jeneral Chote Chawanwiwat berkata, suspek turut curi pasport, kad pengenalan Malaysia, sebuah iPhone5, 14,660 baht dan RM640.
“Dua daripada empat lelaki yang menyerang mangsa ditahan dan dibawa ke Phuket untuk siasatan.
Seorang daripada mereka ditahan di sempadan Sadao dan seorang lagi di Wilayah Trang,” katanya, yang dipetik dari Phuket Wan.
Suspek yang ditahan dikenali sebagai Prakong Lisopa, 31, dan Sakorn Sisopa, 30.
“Dua lagi yang diburu adalah rakyat Malaysia. Motif serangan masih dalam siasatan, termasuk sama ada serangan disasarkan kepada Tunku Annuar atau pembantu khas beliau,” katanya. – SINAR HARIAN
ReadFull Article ..

Rabu, 27 November 2013

Seorang Ilmuan Berhasil Membuat Nyawa Tiruan

Benar-benar dahsyat temuan ilmuan ini. Bagaimana tidak, tidak main-main, mereka berhasil menciptakan nyawa tiruan. Apakah mereka mau menyaingi Tuhan? Terobosan baru ilmiah dilakukan ahli biologi berkewarganegaraan Amerika Serikat. Craig Venter berhasil menciptakan ‘kehidupan tiruan’ untuk kali pertama di laboratoriumnya. Sang ilmuwan tersebut, menyangkal bahwa dirinya mempermainkan Tuhan dengan karyanya itu.


Penciptaan sel sintetik yang digambarkan sebagai sebuah tonggak bersejarah dalam ilmu pengetahuan oleh seorang ahli asal Inggris itu, merupakan mimpi yang menjadi kenyataan dari penelitian yang berlangsung selama 15 tahun oleh ahli rekayasa genetik, Dr Ventern.


Dia mengembuskan nyawa ke tubuh bakteri menggunakan gen yang disatukan melalui proses di laboratorium dalam sebuah konsep pengembangan, dengan tujuan utama untuk membuat organisme material genetik. Termasuk di dalamnya, pembuatan organisme tiruan yang didesain untuk tugas-tugas khusus seperti membuat vaksin atau membersihkan polusi.




http://www.anusha.com/venter.jpg



Tapi beberapa ahli melihat adanya potensi bahaya dalam temuan tersebut. Misalnya, nyawa sintetik bisa disalahgunakan untuk membuat senjata biologis.
Berbicara dalam program BBC2 Newsnight di Washington, Venter membantah tuduhan dirinya telah mempermainkan Tuhan. “Tuduhan itu selalu muncul setiap kali muncul terobosan baru di dunia medis atau ilmu pengetahuan yang terkait dengan biologi. (Penelitian) ini mempunyai tujuan kemanusiaan untuk mengontrol sifat alam. Itu sama seperti bagaimana kita menjinakkan hewan,” katanya.

“Ini adalah tingkat lebih tinggi dari pemahaman kita. Ini adalah tahap dimana kita bisa mulai memahami bagaimana kehidupan itu bekerja dan mungkin juga bagaimana kita bisa mengontrol sistem mikrobiologi untuk kepentingan kemanusiaan,” tambahnya.


http://www.treehugger.com/craig-venter-hh-002.jpg




Saat ditanya, teknik baru tersebut bisa dibeli oleh pemilik modal besar, Venter menjawab, teknologi tidak untuk diperjualbelikan. “Kami berupaya mengembangkan teknologi ini untuk memajukan bidang perlindungan vaksin. Kami akan menggunakannya untuk mengembangkan pemahaman dasar dari kehidupan sel,” jelasnya.

Venter juga menyangkal kekhawatiran sejumlah pihak bahwa teknologi itu akan digunakan sebagai bio terorisme. “Sebagian orang sepakat bahwa ada potensi yang berkembang, bahwa teknologi bisa digunakan untuk kekerasan. Tapi ada juga yang meyakini jika pengembangan ini sangat berpotensi untuk membantu kehidupan manusia,” paparnya.
http://gendonentong.blogspot.com/2011/07/seorang-ilmuan-berhasil-membuat-nyawa.html
ReadFull Article ..